PERKEMBANGAN PROSESSOR INTEL DAN AMD
SEJARAH
PROSESSOR INTEL
merupakan tonggak awal dari kesuksesan yang bisa diraih oleh Intel
Corporation, dalam perjalanan panjangnya mengukuhkan diri sebagai salah satu
perusahaan pencetak processor terbesar dan tersukses di dunia.
Mungkin tak banyak yang tahu kalau perusahaan yang didirikan pada tahun
1968 oleh Robert Noyce dan Gordon Moore itu mengawali kegiatan produksi mereka
sebagai perusahaan yang bergerak di industri pengembangan semi-konduktor.
Lalu mulai mendapat ide menciptakan processor semenjak mereka dipercaya oleh
sebuah perusahaan lain yang meminta mereka untuk merancang otak pada
kalkulator.
Disinilah Anda dapat menemukan sebuah
artikel tentang sejarah processor Intel terlengkap mulai dari
awal ditemukannya hingga perkembangan yang terjadi dalam beberapa tahun
berikutnya. Paling tidak informasi ini bisa jadi suatu hal yang sangat menarik,
terutama jika Anda sedang mencari bahan pembelajaran yang melibatkan sejarah
processor Intel secara menyeluruh.
cikal bakal prosessor
Sebelum kita membahas lebih jauh tentang
sejarah processor Intel, ada baiknya terlebih dulu kita mencari tahu bagaimana
sih cikal bakal processor di masa-masa sebelum konsep
tentang processor bahkan belum terpikirkan oleh orang-orang yang menjadi
perancang ataupun pembangun komputer di kala itu.
Pada tahun 1904, Sir John Ambrose Fleming yang merupakan seorang ilmuwan
dari Inggris menciptakan sebuah otak untuk komputer berupa tabung Dioda yang
cukup populer di jamannya. Hasil temuan Sir John Ambrose Fleming tersebut
akhirnya dikembangkan oleh seorang ilmuwan Amerika bernama Dr. Lee De Forest, hingga
akhirnya pada tahun 1906 terciptalah sebuah temuan baru yang disebut trioda,
kemudian berlanjut lagi pada temuan lainnnya berupa tetroda dan pentode.
Dua perangkat yang dikenal dengan istilah tabung hampa udara (vacum-tube)
tersebut bertahan cukup lama di dunia pencipta komputer. Bahkan beberapa nama
komputer jadul seperti ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer),
EDVAC (Electronic Discrete Variable Automatic Computer), UNIVAC I dan Harvard
Mark yang notabene merupakan bagian penting dalam sejarah komputer generasi
pertama adalah temuan fantastis yang menggunakan tabung hampa udara sebagai
otak dalam pengoperasiannya.
Di tahun 1956, tabung hampa udara mulai ditinggalkan oleh ilmuwan komputer
yang beralih pada transistor karena memiliki kemampuan dapat memangkas ukuran
mesin jadi lebih kecil. Di era ini pulalah semikonduktor mulai menjadi salah
satu komponen terpenting dalam pembangunan otak bagi komputer, serta melahirkan
banyak perusahaan-perusahaan besar yang menggunakannya sebagai ladang untuk
berbisnis.
Era semikonduktor sendiri mulai memperlihatkan masa-masa keemasannya pada
tahun 1960-an, yang mana salah satu perusahaan yang bergerak di bidang ini
adalah Fairchild, sebuah perusahaan tempat Robert Noyce dan Gordon Moore
bekerja sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk keluar dari perusahaan
tersebut dan mendirikan Intel Corporation.
Pada tahun 1969, Intel yang sudah berjalan selama satu tahun di bidang
pengembangan semikonduktor merilis produk perdananya berupa RAM statik 1101,
ini merupakan MOS (Metal Oxide Semi-Conductor) pertama di dunia. Produknya
tersebut kembali mendapat pengembangan yang akhirnya melahirkan sebuah produk
baru dengan nama Schottky bipolar 64-bit static random access memory (SRAM)
3101.
Dua produk andalan Intel tersebut mampu membuat mereka dipandang sebagai
perusahaan baru yang potensial, serta menarik minat banyak investor untuk
mengajak kerja sama. Salah satu perusahaan yang akhirnya mengajak Intel sebagai
produsen semikonduktor untuk bekerja sama adalah Nippon Calculating Machine
Corporation (NCMC), yang secara khusus meminta Intel untuk merancang 12 chip
khusus.
Rencananya 12 chip tersebut akan digunakan sebagai otak dari produk
kalkulator Busicom 141-PF. Insinyur Intel pada saat itu memiliki sebuah ide
untuk membuat ringkas dari yang tadinya 12 chip menjadi hanya 4 chips saja,
dimana salah satu chipnya diprogram agar dapat digunakan untuk berbagai produk
sekaligus. Ide inilah yang nantinya secara mengejutkan bakal berkembang menjadi
sebuah pertanda untuk segera diakhirinya era memori magnetis, berganti pada
kemunculan sebuah teknologi baru yang nantinya akan disebut dengan nama
‘processor’.
Singkat cerita, Intel akhirnya sukses merancang 4 chip cerdas yang diberi
nama produksi MCS-4. Sadar bahwa chip tersebut memiliki masa depan yang cerah,
Intel akhirnya mengambil kembali hak atas desain MCS-4 dengan cara membelinya
dari Nippon Calculating Machine Corporation (NCMC).
SEJARAH PROCESSOR INTEL
Sejarah Processor Intel Era 1971 – 1981
Sejarah processor Intel dimulai pada
tahun 1971, dimana saat itu sebuah processor yang diberi nama Intel®4004
Processor menjadi processor pertama di dunia buatan Intel. Ini merupakan
Processor 4 bit dengan set chip disekitarnya, yang dijual untuk umum disamping
menjadi CPU pertama yang dijalankan di atas sebuah chip.
Bisa dikatakan Intel®4004 Processor merupakan pembuka jalan pada sebuah
kemungkinan bahwa memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati merupakan suatu
hal yang sangat mungkin dapat dilakukan oleh manusia.
2. Intel® 8008 Processor
Berselang satu tahun berikutnya atau lebih tepatnya pada tahun 1972, Intel
kembali mengeluarkan processor yang diklaim lebih canggih dan memiliki kekuatan
2 kali lipat lebih cepat dibanding Microprocessor 4004, yaitu Intel® 8008
Processor. Ini merupakan processor pertama yang menganut desain pengalamatan
memori 8 bit, namun hanya dirancang untuk mengerjakan satu pekerjaan saja.
3. Intel® 8080 Processor
Lagi-lagi dalam kurun waktu 2 tahun, Intel kembali mengeluarkan terobosan
barunya yang diwujudkan pada Intel® 8080 Processor. Produk Intel yang resmi
meluncur di pasaran pada tahun 1974 tersebut menjadi otak dari PC pertama di
dunia yang bernama Altair. Saking suksesnya, Intel® 8080 Processor bahkan
terjual sebanyak 10.000 unit hanya dalam tempo satu bulan saja.
Intel mengklaim bahwa Intel® 8080 Processor memiliki kemampuan 10 kali
lipat jauh lebih cepat dibanding Intel® 8008 Processor, karena telah mendapat
sejumlah perubahan dari yang tadinya multivoltage menjadi triple voltage.
Selain itu Intel® 8080 Processor juga mendapat teknologi baru yang disebut
NMOS, menggantikan teknologi sebelumnya yang disebut PMOS, serta sudah menganut
pengalamatan memori mencapai 64 Kilobyte.
Di tahun ini pula, Intel mulai mendapat saingan dalam memproduksi
processor. Beberapa diantaranya adalah Motorola yang mengeluarkan processor
bernama MC6800. Lalu di tahun 1976 giliran Zilog yang mengeluarkan processor
pertamanya dengan nama Z80, yang kemudian diikuti oleh beberapa perusahaan
lainnya seperti MOST, Rockwell, Hyundai, WDC, NCR, dan lain-lain.
4. Intel® 8086 Processor & Intel®
8088 Processor
Meskipun processor telah ditemukan sejak 6 tahun sebelumnya, namun barulah
di tahun 1978 era yang disebut sebagai generasi pertama processor benar-benar
dimulai. Intel lagi-lagi mengeluarkan processor baru yang diberi nama Intel®
8086 Processor, sebuah processor pertama dari Intel yang menggunakan bus sistem
16 bit. Sayangnya processor ini tidak mudah diterima masyarakat karena motherboard
yang menggunakan spesifikasi processor 16 bit di kala itu masih berharga sangat
mahal. Sedikit informasi, sepesifikasi motherboard yang menjadi standar di
masa-masa itu adalah yang menggunakan processor 8 bit, jadi sangat wajar jika
kemudian processor 16 bit milik Intel tersebut kurang dilirik oleh pasar yang
sedang berkembang di saat itu.
Barulah di tahun 1979, Intel kembali merancang ulang Intel® 8086 Processor
agar sesuai dengan motherboard komputer yang memiliki spesifikasi 8 bit. Nama
dari produk baru Intel tersebut tidak terlalu jauh dari pendahulunya, yakni
disebut dengan nama Intel® 8088 Processor.
Pada tahun 1981, Intel® 8088 Processor merupakan otak untuk komputer IBM
yang sekaligus mendongkrak nama Intel di pasaran. Meskipun sejatinya Processor
8088 memiliki spesifikasi CPU 16 bit, namun itu hanya internal saja. Sementara
lebar bus data eksternalnya hanya 8 bit sehingga tetap kompatibel dengan
motherboard komputer yang beredar luas di pasaran.
Sejarah Processor Intel Era 1982 – 1989
5. Intel® 286 Processor
Sejarah processor Intel
masih terus berlanjut ke tahun-tahun selanjutnya, dimana Intel kembali
mengeluarkan produk anyar yang diberi nama Processor 80286 atau sering pula
disebut dengan nama Intel® 286 Processor. Lagi-lagi produk yang dikeluarkan
pada tahun 1982 ini merupakan processor 16 bit, namun memiliki keunggulan yang
jauh lebih besar dibanding chip-chip lainnya yang berasal dari generasi
pertama.
Beberapa penyempurnaan yang dilakukan Intel dalam menciptakan Intel® 286
Processor yaitu frekuensi clock yang kini telah ditingkatkan (Intel® 286
Processor menghasilkan kerja lebih banyak tiap tik clock daripada 8088/8086),
lalu perbaikan secara menyeluruh yang menyasar pada optimasi penanganan
perintah/instruksi.
Boleh dibilang Intel® 286 Processor merupakan chip pertama yang bisa
benar-benar disebut “Processor”. Chip inilah yang memperkenalkan kemampuan
untuk multitasking, menjalankan beberapa program sekaligus. Kelebihan ini tidak
terasa saat sistem operasi yang digunakan masih DOS, namun sistem operasi yang
dikembangkan setelahnya, seperti Windows, benar-benar merasakan nilai lebih
dari kemampuan ini.
6. Intel® 386 DX Processor
Sejarah processor Intel dilanjutkan pada
tahun 1985, dimana Intel mengeluarkan Intel® 386 DX Processor yang merupakan
CPU 32 bit pertama di dunia. Jika dibandingkan dengan Intel® 4004 Processor
keluaran tahun 1971, Intel® 386 DX Processor memiliki kemampuan 100 kali lipat
lebih cepat berkat 275.000 transistor yang tertanam di dalamnya.
Intel® 386 DX Processor sejatinya merupakan pengembangan dari produk
sebelumnya (Intel® 286 Processor). Namun Intel® 386 DX Processor sanggup
mengeksekusi perintah dengan lebih baik, bahkan menjadi merupakan set chip
pertama yang memenuhi semua persyaratan mendasar untuk menjalankan sistem
operasi modern seperti Windows dan Linux.
7. Intel® 386 SX Processor
Sebenarnya ini merupakan versi lain dari Processor 80386 DX, namun dengan
spesifikasi yang telah banyak dikurangi. Kondisi ini sepertinya sengaja
ditempuh Intel demi menekan harga jual, dimana Processor 80386SX hanya memiliki
bus data eksternal 16 bit (berbeda dengan 80386 DX yang memiliki 32 bit), serta
memiliki kemampuan yang jauh lebih lambat dibanding pendahulunya tersebut.
Namun karena Processor 80386 SX dapat dipasangkan pada motherboard yang
berharga lebih murah, alhasil Processor 80386 SX jauh lebih populer dan lebih
laris di pasaran ketimbang Processor 80386 DX.
8. Intel® 486 DX Processor
Pada tahun 1989, Intel kembali mengisi sejarah processor dengan
mengeluarkan produk baru yang diberi nama Intel® 486 DX Processor. Ini
merupakan processor pertama di dunia yang dapat memudahkan pengguna komputer
mengakses berbagai aplikasi dengan cara yang lebih praktis.
Jika sebelumnya untuk mengakses sebuah aplikasi diperlukan perintah dengan
cara mengetikkan command-command tertentu, kali ini berkat adanya Intel® 486 DX
Processor maka kebiasaan tersebut bisa ditinggalkan, diganti dengan satu kali
klik saja.
Intel® 486 DX Processor juga mempunyai kelebihan berupa Math co-processor,
sebuah fungsi pembantu pengolah data metematis yang dapat memperkecil beban
kerja pada processor. Alhasil processor yang memiliki bus data eksternal 32 bit
ini memiliki kecepatan yang jauh melebihi chip-chip sebelumnya yang pernah ada.
9. Intel® 486 SX Processor
Ini merupakan processor versi murah meriah dari Intel® 486 DX Processor,
yang dibuat dengan spesifikasi lebih rendah dibanding Intel486™ DX, namun
dibanderol dengan harga yang lebih miring karena tidak dilengkapi dengan Math
co-processor.
Sejarah Processor Intel Era 1993 – 1999
10. Intel® Pentium® Processor
Sejarah processor Intel berikutnya
dibuka oleh Intel yang mengeluarkan Intel® Pentium® Processor pada 22 Maret
1993. Processor milik Intel yang satu ini sudah bisa meladeni lebih dari satu
perintah setiap tip clock, atau umum disebut dengan istilah ‘super scalar’.
processor ini sanggup menangani dua perintah tiap tik, atau sebanding dengan
dua buah processor Intel 486™ DX yang digabung dalam satu chip.
Terdapat perubahan besar bus sistem pada processor jenis ini jika
dibandingkan dengan versi Intel 486™ DX, yang mana lebarnya meningkat menjadi
64 bit dan kecepatannya telah mencapai 60 MHz dan 66 MHz. Sejak saat itu, Intel
memproduksi dua macam Pentium yang masing-masing bekerja pada sistem bus 60 MHz
(P90, P120, P150, dan P180) dan pada 66 MHz (P100, P133,P166, dan P200).
Intel® Pentium® Processor memiliki kemampuan dalam memadukan data-data real
berupa suara, tulisan tangan dan foto. Merek dagang Pentium pun dengan cepat
mendunia dan hingga kini masih dirasakan keberdaannya.
11. Intel® Pentium® Pro Processor
Sejarah processor Intel selanjutnya dimulai dengan kehadiran Intel®
Pentium® Pro Processor pada tahun 1995. Sebenarnya pengembangan Pentium Pro
Processor sendiri sudah dilakukan semenjak tahun 1991 silam, namun entah kenapa
Intel baru merilisnya empat tahun kemudian tepatnya pada 1 November 1995.
Intel® Pentium® Pro Processor dirancang untuk digunakan pada aplikasi
server dan workstation, serta dibuat untuk memproses data secara cepat dengan
5,5 juta transistor yang tertanam di dalamnya. Pentium Pro pada dasarnya
merupakan processor RISC murni, dan dioptimalkan untuk memproses data 32 bit
pada Windows NT. Processor inilah yang menjadi dasar pada pengembangangan
Processor Intel Pentium I hingga Pentium IV kelak.
12. Intel® Pentium® II Processor
Pada tahun 1997, Intel® Pentium® II Processor resmi masuk pasar sebagai
processor yang dibuat dengan dasar dari Intel MMX, dan dirancang secara khusus
untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta
transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC
dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.
13. Intel® Pentium II Xeon® Processor
Mengembangkan Intel® Pentium® II Processor yang telah ada sebelumnya, pada
tahun 1998 Intel kembali mengeluarkan produk baru namun masih dengan
embel-embel Pentium II yakni Intel® Pentium II Xeon® Processor. Ini merupakan
processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server.
Dari sinilah Intel sudah mulai jeli dalam melihat permintaan pasar. Intel
bahkan sudah memiliki target yang begitu matang terkait pasar jenis apa yang
ingin dibidik, dengan cara mengeluarkan produk-produk baru berupa processor
dari beragam jenis yang disesuaikan dengan karakteristik pasar tententu.
14. Intel® Celeron® Processor
Ini merupakan processor khusus yang dibuat Intel untuk menyasar target
secara spesifik. Produk barunya tersebut diberi nama Intel® Celeron® Processor
yang resmi diluncurkan pada tanggal 4 Januari 1999. processor Intel Celeron
pada dasarnya merupakan processor yang ditujukan bagi perancang CPU yang ingin
membuat komputer berharga miring. Dampak dari hal ini adalah kecepatannya yang
otomatis tidak begitu cepat, namun masih cukup mampu untuk digunakan untuk
menjalankan game dan program-program pendidikan.
15. Intel® Pentium® III Processor
Masih di tahun yang sama (1999), Intel® Pentium® III Processor merupakan
proyek lanjutan dari Pentium II yang telah mendapat sejumlah pengembangan.
processor yang dirilis ke publik pada tanggal 26 Februari 1999 itu mendapat
tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan
tingkat tinggi, 3D, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta
pengenalan suara. Processor ini juga dirancang khusus untuk membuat pengalaman
berinternet jadi lebih nyaman, membuat pangguna bisa menelusuri lorong-lorong
museum maya, dan mengunduh video berkualitas lebih tinggi.
16. Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Sejarah processor Intel berikutnya diisil oleh Intel® Pentium® III Xeon®
Processor. Sesuai dengan namanya, processor jenis ini pada dasarnya merupakan
versi kembangan dari Pentium® III yang telah lebih dulu hadir. Hanya saja
processor jenis ini memiliki target pasar yang berbeda dan memiliki keunggulan
berupa pengolahan informasi dari system bus ke processor yang sangat cepat.
Processor yang dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis
ini mengkombinasikan kinerja tambahan untuk aplikasi e-Commerce dan
program-program bisnis yang lebih canggih, termasuk aplikasi multimedia dan
streaming video.
Sejarah Processorr Intel Era 2000 – 2008
17. Intel® Pentium® 4 Processor
Sejarah processor Intel di tahun
2000 berawal dari kehadiran Intel® Pentium® 4 Processor yang awalnya memiliki
kecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423. Intel kemudian mengubah
spesifikasi processornya tersebut dengan formfactor menjadi pin 478 yang
berkecepatan 1.3 GHz, lalu merubahnya lagi hingga kecepatannya mampu menembus
3.4 GHz.
Dengan menggunakan Processor Pentium 4, para pengguna PC diberikan
kemampuan yang memungkinkan pembuatan film berkualitas profesional, melalui
internet mengirimkan video berkualitas TV, berkomunikasi menggunakan video dan
suara secara instan, mengontrol rendering grafis 3D lebih baik, mengubah musik
menjadi file yang bisa diputar di Mp3 player, dan menjalankan beberapa program
multimedia secara simultan sementara terhubung ke internet.
18. Intel® Pentium® 4 Xeon® Processor
Di tahun 2001, Intel® Pentium® 4 Xeon® Processor mulai mengisi pasar
komputer sebagai processor Pentium 4 yang dirancang khusus untuk komputer kelas
menengah berkinerja tinggi, serta lebih bersifat sebagai komputer server.
processor ini memiliki jumlah pin yang lebih banyak dari processor Intel
Pentium 4 biasa, serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
Harga processor yang satu ini lebih miring namun memiliki kemampuan yang
jauh lebih baik jika dibandingkan dengan Pentium III Xeon. Selain itu Intel®
Pentium® 4 Xeon® Processor menggunakan arsitektur NetBurst yang dirancang untuk
mengakomodasi kebutuhan aplikasi video dan audio, teknologi internet yang lebih
canggih dan grafis 3D yang lebih kompleks.
19. Intel® Itanium® Processor &
Intel® Itanium® 2 Processor
Pada tahun yang sama, Intel juga meluncurkan Intel® Itanium® Processor.
Processor ini didesain untuk memberikan kinerja kelas dunia, yang dibutuhkan
oleh perusahaan-perusahaan yang menuntut kinerja tinggi dengan program-program
lebih advance, termasuk untuk transaksi e-Commerce yang aman, database yang
sangat besar, serta program-program teknik dan sain yang rumit.
Versi pengembangan selanjutnya diwujudkan pada Intel® Itanium® 2 Processor.
Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari
sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly
Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
20. Intel® Pentium® M Processor
Pada tahun 2003, sejarah processor Intel dipopulerkan oleh Intel® Pentium®
M Processor yang cukup populer di jamannya. Pada dasarnya processor yang satu
ini merupakan salah satu komponen dari teknologi mobile Centrino. Sebuah
teknologi yang sengaja dihadirkan guna memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan
sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana (portable), apalagi sih kalau
bukan yang namanya notebook atau lebih populer dengan istilah laptop.
Berkat processor Pentium M, laptop bisa menjadi lebih ringan, lebih kompak
dan beroperasi lebih lama menggunakan baterai. Pengembangan dari processor ini
akan muncul di tahun selanjutnya (2004), yang kemudian disebut dengan nama
Intel Pentium M 735/745/755 processors.
21. Intel® E7520/E7320 Chipsets
Masuk ke tahun 2004, Lahirlah processor baru dari Intel yang diberi nama
Intel E7520/E7320 Chipsets. Pada dasarnya 7320/7520 merupakan teknologi baru
yang dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2
400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
22. Intel® Pentium D 820/830/840
Perjalanan processor Intel berjalan makin maju semenjak masuk tahun 2006.
Kebutuhan kinerja yang semakin meningkat serta masalah panas dan daya yang
dihadapi oleh processor single core (satu inti) membuat Intel melakukan sebuah
loncatan besar yakni memadukan beberapa core menjadi satu processor atau lebih
dikenal dengan istilah multi-core processor. Hal ini dipermudah dengan masuk
dengan teknologi nano ke dunia processor. Konsepnya sangat sederhana, dimana
menggunakan Processor berarsitektur multi-core diharapkan dapat mempercepat
perhitungan algoritma yang dikerjakan sebuah sistem PC. Karena ibarat sebuah
pekerjaan, jika menggunakan dua otak sekaligus maka pengerjaannya tentu akan
lebih cepat selesai dibanding yang hanya mengandalkan satu otak saja.
Salah satu hasil dari pemikiran tersebut adalah lahirnya processor baru
yang diberi nama Intel Pentium D 820/830/840. Ini merupakan prscessor berbasis
64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi
1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi
2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Processor yang juga disertakan dukungan
HyperThreading ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu Pentium D dengan inti berbasis
Prescott (90 nm), dan Prester yang merupakan Pentium D dangan inti berbasis
Cedar Mill (65 nm).
23. Intel® Core 2 Duo
Pengembangan processor Intel yang jauh lebih maju dapat ditemukan pada
Intel Core 2 Duo yang dirancang khusus bagi pengguna PC yang menginginkan lebih
dari sebuah komputer. processor ini sesuai dengan namanya memiliki 2 buah core
(inti) dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang
dapat diakses tiap core), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power
(TDP). Sebagai perbandingan, processor Intel yang satu ini memiliki kinerja dan
efisiensi daya yang ditingkatkan hingga 40 persen jika dibandingkan dengan
processor Intel generasi sebelumnya.
Processor Intel Era 2009 – Masa Kini
24.Intel® Core™
Intel ® Core™ sejatinya merupakan merek dagang yang dibuat oleh Intel untuk
beberapa processor generasi terbaru yang paling banyak kita temui hingga saat
ini. Bahkan sangat besar kemungkinannya processor jenis inilah yang Anda
gunakan pada komputer milik Anda saat ini.
Intel ® Core™ sendiri dalam prakteknya terbagi-bagi menjadi 3 jenis
processor yaitu processor i3, i5 dan i7 yang lagi-lagi juga dibagi ke dalam
beberapa generasi tertentu. Dibuat seperti itu karena i3, i5 dan i7 pada
dasarnya merupakan processor Intel yang disiapkan untuk menyasar 3 target pasar
yang berbeda. Jika i3 disiapkan untuk untuk entri level, lalu i5 untuk level
menengah, maka i7 merupakan processor yang dibuat untuk menyasar level atas.
Berikut ini penjelasan singkat mengenai
3 processor terbaru milik Intel tersebut :
§ Intel® Core i3
Processor level entri ini hanya memiliki 2 inti namun sudah mengadopsi teknologi Hyperthreading yang mampu menyediakan 4 thread yang memungkinkan beberapa program mampu dijalankan secara bersamaan melalui keempat jalur thread tersebut, cache 3M dan tanpa turbo boorst.
Processor level entri ini hanya memiliki 2 inti namun sudah mengadopsi teknologi Hyperthreading yang mampu menyediakan 4 thread yang memungkinkan beberapa program mampu dijalankan secara bersamaan melalui keempat jalur thread tersebut, cache 3M dan tanpa turbo boorst.
§ Intel® Core i5
Ini merupakan sebuah mikroProcessor yang dibekali dengan teknologi turbo boost dan hyper-threading. Turbo boost adalah sebuah teknologi yang mampu membuat processor mempertahankan kecepatannya sekaligus menekan tingkat panas yang bisa dihasilkan karena pemakaian yang over (kondisi yang biasa terjadi jika komputer digunakan untuk bermain game). Sementara Hyper-Threading merupakan teknologi yang bisa meningkatkan kinerja komputer kala digunakan untuk multi-tasking, khususnya saat menjalankan program-program yang membutuhkan tenaga processor secara intensif dalam waktu yang bersamaan.
Dengan adanya turbo boost dan hyper-threading, Intel Core i7 terbilang mumpuni sebagai processor yang bisa menjabani keinginan pengguna dalam memanfaatkan aplikasi-aplikasi komputer yang berat seperti program rendering 3D atau program-program lain seperti video/audio dan CAD.
Ini merupakan sebuah mikroProcessor yang dibekali dengan teknologi turbo boost dan hyper-threading. Turbo boost adalah sebuah teknologi yang mampu membuat processor mempertahankan kecepatannya sekaligus menekan tingkat panas yang bisa dihasilkan karena pemakaian yang over (kondisi yang biasa terjadi jika komputer digunakan untuk bermain game). Sementara Hyper-Threading merupakan teknologi yang bisa meningkatkan kinerja komputer kala digunakan untuk multi-tasking, khususnya saat menjalankan program-program yang membutuhkan tenaga processor secara intensif dalam waktu yang bersamaan.
Dengan adanya turbo boost dan hyper-threading, Intel Core i7 terbilang mumpuni sebagai processor yang bisa menjabani keinginan pengguna dalam memanfaatkan aplikasi-aplikasi komputer yang berat seperti program rendering 3D atau program-program lain seperti video/audio dan CAD.
§ Intel® Core i7
Nama i7 pada processor ini diambil dari identifier i7 yang merupakan teknologi baru dari Intel pada tahun 2008 silam. Beberapa kelebihan processor Intel yang satu ini adalah mampu meningkatkan kinerja komputer, membuat komputer makin hemat energi, serta menghasilkan kualitas tampilan gambar yang jauh lebih baik, khususnya saat memutar video definisi tinggi.
Intel Core i7 dibagi menjadi 2 tipe yaitu tipe standar yang memiliki 2 inti serta didukung dengan teknologi hyperthreading yang mampu menyediakan 4 thread, Cache 4M dan sudah didukung pula dengan teknologi turbo boorst. Sementara tipe Intel Core i7 yang kedua adalah versi yang lebih tinggi dengan 4 inti yang didukung dengan teknologi hyperthreading yang mampu menyediakan 8 thread, cache 6 MB – 8 MB dan sudah didukung dengan teknologi turbo boorst.
Nama i7 pada processor ini diambil dari identifier i7 yang merupakan teknologi baru dari Intel pada tahun 2008 silam. Beberapa kelebihan processor Intel yang satu ini adalah mampu meningkatkan kinerja komputer, membuat komputer makin hemat energi, serta menghasilkan kualitas tampilan gambar yang jauh lebih baik, khususnya saat memutar video definisi tinggi.
Intel Core i7 dibagi menjadi 2 tipe yaitu tipe standar yang memiliki 2 inti serta didukung dengan teknologi hyperthreading yang mampu menyediakan 4 thread, Cache 4M dan sudah didukung pula dengan teknologi turbo boorst. Sementara tipe Intel Core i7 yang kedua adalah versi yang lebih tinggi dengan 4 inti yang didukung dengan teknologi hyperthreading yang mampu menyediakan 8 thread, cache 6 MB – 8 MB dan sudah didukung dengan teknologi turbo boorst.
Tiga processor di atas tidak hanya dibuat sekali saja, namun terus mendapat
pengembangan sejak tahun 2008 hingga saat ini. Alhasil kondisi yang demikian
menimbulkan sebuah istilah yang sering disebut dengan generasi pertama,
generasi kedua, dan seterusnya. Bisa dipastikan bahwa semakin tinggi (baru)
generasi pada Processor tersebut, maka semakin banyak pula fitur-fitur baru
yang disediakan oleh Processor tersebut.
Sebagai gambaran, berikut ini perbedaan antara Intel ® Core™ generasi
pertama dan beberapa generasi selanjutnya :
Intel® Core™ Generasi 1
Ciri-Ciri :
§ Rilis tahun 2009
§ Memiliki kode nama
Arrandale (Nama Clarksfield dipakai khusus untuk i7 dengan huruf akhiran QM
& XM)
§ Tidak memiliki
indikator generasi
§ Jenis bus DMI dengan
bus sistem 2,5 GT/s
§ Litografi standar 32
nm
§ RAM maksimal 8 Gb
§ Processor yang
termasuk dalam Intel ® Core™ generasi pertama yaitu : Core i3, Core i5, Core i7
dan Core i7 Extreme
Intel® Core™ Generasi 2
Ciri-Ciri :
§ Rilis tahun 2011
§ Memiliki kode nama
Sandy Bridge
§ Jenis bus DMI dengan
bus sistem 5 GT/s
§ Litografi standar 32
nm
§ RAM maksimal 16 Gb
dengan bandwidth memory maksimal 21,3 Gb/s
§ Processor yang
termasuk dalam Intel ® Core™ generasi kedua yaitu : Core i3, Core i5, Core i7
dan Core i7 Extreme
Intel® Core™ Generasi 3
Ciri-Ciri :
§ Rilis tahun 2012
§ Memiliki kode nama Ivy
Bridge
§ Jenis bus DMI dengan
bus sistem 5 GT/s
§ Litografi standar 22
nm
§ RAM maksimal 32 Gb
dengan bandwidth memory maksimal 25,6 Gb/s
§ Processor yang
termasuk dalam Intel ® Core™ generasi ketiga yaitu : Core i3, Core i5, Core i7
dan Core i7 Extreme
Intel® Core™ Generasi 4
Ciri-Ciri :
§ Rilis tahun 2012
§ Memiliki kode nama
Haswell (Nama Crystal Well dipakai khusus untuk beberapa tipe Processor i7
dengan akhiran QM)
§ Jenis bus DMI2 dengan
bus sistem 5 GT/s
§ Litografi standar 22
nm
§ RAM maksimal 32 Gb
(16Gb dan sudah mendukung LPDDR3 untuk seri daya rendah) dengan bandwidth
memory maksimal 25,6 Gb/s
§ Processor yang
termasuk dalam Intel ® Core™ generasi keempat yaitu : Core i3, Core i5, Core i7
dan Core i7 Extreme
Intel® Core™ Generasi 5
Ciri-Ciri :
§ Rilis tahun 2013
§ Memiliki kode nama
Broadwell
§ Tipe ultra daya rendah
§ Jenis bus DMI2 dengan
bus sistem 5 GT/s
§ Litografi relatif
kecil (14 nm)
§ Didukung teknologi
untuk menekan TDP hingga 7,5 W
§ RAM maksimal 16 Gb
(sudah mendukung LPDDR3)
§ Processor yang
termasuk dalam Intel ® Core™ generasi kelima yaitu : Core i3, Core i5, Core i7
Hingga saat artikel ini dipublikasikan, Intel® Core™ baru mencapai generasi
kelima dan belum mendapat pengembangan berikutnya. Namun hal ini bukan berarti
Intel telah menghentikan produksi processor untuk tahun-tahun selanjutnya.
Karena dapat dipastikan bahwa saat ini mereka tengah mengembangkan hal baru
lainnya yang sedang dipersiapkan guna menggebrak dunia komputer pada masa-masa
yang akan datang.
SEJARANG
Processor AMD
(Advanced Micro Devices), adalah perusahaan semikonduktor multinasional Amerika
Serikat yang berbasis di Sunnyvale, California yang mengembangkan prosesor
komputer dan teknologi yang terkait untuk pasar konsumen dan komersial. Produk
yang utama termasuk mikroprosesor, chipset motherboard, embedded prosesor kartu
grafis (GPU) dan prosesor untuk server, workstation dan komputer pribadi (PC),
dan teknologi prosesor untuk perangkat genggam, televisi digital, mobil, konsol
game, dan aplikasi lainnya yang terdapat sistem.
AMD adalah terbesar kedua pemasok global mikroprosesor berdasarkan arsitektur x86 setelah Intel Corporation, dan ketiga terbesar pemasok unit pengolahan grafis. Ia juga memiliki 21 persen dari Spansion, pemasok non-volatile memori flash. Pada tahun 2007, AMD peringkat kesebelas antara produsen semikonduktor dari segi pendapatan.
Pabrik pertama berada di Austin, Texas, Amerika dan pabrik kedua berada di Dresden, Jerman yang ditetapkan untuk memproduksi Athlon saja. Bila semuanya berjalan lancar, mimpi harga sistim PC akan dapat lebih murah bisa terwujud karena tidak lagi di monopoli oleh Intel.
Advanced Micro Devices (AMD) didirikan pada tanggal 1 Mei 1969, oleh sekelompok mantan eksekutif dari Fairchild Semiconductor, termasuk Jerry Sanders III, Ed Turney, John Carey, Sven Simonsen, Jack Gifford dan tiga anggota dari tim Gifford, Frank Botte, Jim Giles, dan Larry Stenger. Perusahaan ini dimulai sebagai produsen chip logika, kemudian memasuki bisnis chip RAM pada tahun 1975. Pada tahun yang sama, ini memperkenalkan klon reverse-engineered dari mikroprosesor Intel 8080. Selama periode ini, AMD juga dirancang dan diproduksi serangkaian elemen prosesor bit-slice (Am2900, Am29116, Am293xx) yang digunakan dalam desain berbagai komputer mini.
Selama waktu itu, AMD berusaha untuk merangkul perubahan yang dirasakan terhadap RISC dengan mereka sendiri 29K prosesor AMD, dan mereka berusaha untuk membuat variasi pada grafis dan perangkat audio serta memori EPROM. Ia memiliki beberapa sukses pada pertengahan 1980-an dengan AMD7910 dan AMD7911 “World Chip” modem FSK, salah satu perangkat multistandar pertama yang menutupi kedua Bell dan nada CCITT sampai dengan 1200 baud half duplex atau full duplex 300/300. The 29K AMD selamat sebagai prosesor tertanam dan Spansion AMD spin-off terus membuat memori flash industri terkemuka. AMD memutuskan untuk pindah persneling dan hanya berkonsentrasi pada mikroprosesor Intel yang kompatibel dan memori flash, menempatkan mereka dalam kompetisi langsung dengan prosesor Intel yang kompatibel untuk x86 dan memori flash mereka pasar sekunder.
AMD mengumumkan merger dengan ATI Technologies pada tanggal 24 Juli 2006. AMD dibayar $ 4300000000 tunai dan 58 juta saham dari saham dengan total sebesar US $ 5,4 miliar. Merger diselesaikan pada tanggal 25 Oktober 2006 dan ATI sekarang merupakan bagian dari AMD.
Saat itu dilaporkan pada bulan Desember 2006 bahwa AMD, bersama dengan saingan utama dalam industri grafis Nvidia, menerima panggilan dari pengadilan dari Departemen Kehakiman tentang kemungkinan pelanggaran antitrust di industri kartu grafis, termasuk tindakan memperbaiki harga.
Pada bulan Oktober 2008, AMD mengumumkan rencana untuk spin off operasi manufaktur dalam bentuk usaha patungan bernilai miliaran dolar dengan Advanced Technology Investment Co, sebuah perusahaan investasi yang dibentuk oleh pemerintah Abu Dhabi. Usaha baru ini disebut GlobalFoundries Inc. Hal ini akan memungkinkan AMD untuk fokus hanya pada desain chip.
AMD adalah terbesar kedua pemasok global mikroprosesor berdasarkan arsitektur x86 setelah Intel Corporation, dan ketiga terbesar pemasok unit pengolahan grafis. Ia juga memiliki 21 persen dari Spansion, pemasok non-volatile memori flash. Pada tahun 2007, AMD peringkat kesebelas antara produsen semikonduktor dari segi pendapatan.
Pabrik pertama berada di Austin, Texas, Amerika dan pabrik kedua berada di Dresden, Jerman yang ditetapkan untuk memproduksi Athlon saja. Bila semuanya berjalan lancar, mimpi harga sistim PC akan dapat lebih murah bisa terwujud karena tidak lagi di monopoli oleh Intel.
Advanced Micro Devices (AMD) didirikan pada tanggal 1 Mei 1969, oleh sekelompok mantan eksekutif dari Fairchild Semiconductor, termasuk Jerry Sanders III, Ed Turney, John Carey, Sven Simonsen, Jack Gifford dan tiga anggota dari tim Gifford, Frank Botte, Jim Giles, dan Larry Stenger. Perusahaan ini dimulai sebagai produsen chip logika, kemudian memasuki bisnis chip RAM pada tahun 1975. Pada tahun yang sama, ini memperkenalkan klon reverse-engineered dari mikroprosesor Intel 8080. Selama periode ini, AMD juga dirancang dan diproduksi serangkaian elemen prosesor bit-slice (Am2900, Am29116, Am293xx) yang digunakan dalam desain berbagai komputer mini.
Selama waktu itu, AMD berusaha untuk merangkul perubahan yang dirasakan terhadap RISC dengan mereka sendiri 29K prosesor AMD, dan mereka berusaha untuk membuat variasi pada grafis dan perangkat audio serta memori EPROM. Ia memiliki beberapa sukses pada pertengahan 1980-an dengan AMD7910 dan AMD7911 “World Chip” modem FSK, salah satu perangkat multistandar pertama yang menutupi kedua Bell dan nada CCITT sampai dengan 1200 baud half duplex atau full duplex 300/300. The 29K AMD selamat sebagai prosesor tertanam dan Spansion AMD spin-off terus membuat memori flash industri terkemuka. AMD memutuskan untuk pindah persneling dan hanya berkonsentrasi pada mikroprosesor Intel yang kompatibel dan memori flash, menempatkan mereka dalam kompetisi langsung dengan prosesor Intel yang kompatibel untuk x86 dan memori flash mereka pasar sekunder.
AMD mengumumkan merger dengan ATI Technologies pada tanggal 24 Juli 2006. AMD dibayar $ 4300000000 tunai dan 58 juta saham dari saham dengan total sebesar US $ 5,4 miliar. Merger diselesaikan pada tanggal 25 Oktober 2006 dan ATI sekarang merupakan bagian dari AMD.
Saat itu dilaporkan pada bulan Desember 2006 bahwa AMD, bersama dengan saingan utama dalam industri grafis Nvidia, menerima panggilan dari pengadilan dari Departemen Kehakiman tentang kemungkinan pelanggaran antitrust di industri kartu grafis, termasuk tindakan memperbaiki harga.
Pada bulan Oktober 2008, AMD mengumumkan rencana untuk spin off operasi manufaktur dalam bentuk usaha patungan bernilai miliaran dolar dengan Advanced Technology Investment Co, sebuah perusahaan investasi yang dibentuk oleh pemerintah Abu Dhabi. Usaha baru ini disebut GlobalFoundries Inc. Hal ini akan memungkinkan AMD untuk fokus hanya pada desain chip.
1.AMD K5
AMD K5 adalah prosesor amd yang pertama, saat mulai produksi memang amd sengaja menjiplak dari pihak intel, jadi apapun prosesor yang di buat oleh amd akan support dengan hardware maupun aplikasi yang buat oleh intel. amdk5 awalnya dibuat supaya dapat bekerja pada semua motherboard yg mendukung Intel. namun ada beberapa kendala pada waktu itu, amdk5 tidak berjalan mulus, amdk5 tidak dapat langsung mengenali motherboard dan harus dilakukan Upgrade BIOS untuk bisa mengenali AMD.
2.AMD K6
Prosesor AMD K6 merupakan prosesor generasi ke-6 dengan peforma yang tinggi dan dapat diinstalasi pada motherboard yg mendukung Intel Pentium. AMD K6 sendiri masih dibagi lagi modelnya nya yaitu : AMD K6, AMD K6-2, AMD K6-III dan dari seluruh modelnya yang membedakan hanya kecepatan CPU Clock dan Micron Processnya.
3.AMD Duron
AMD Duron merupakan generasi ketiga dari perkembangan processor AMD. Dan juga merupakan jenis prosesor yang murah dan terjangkau dan dikenal pada tahun 2000. AMD Duron juga tidak kalah hebat dengan AMD Athlon yang memliki kinerja processor hampir sama hanya beda 7%-10% lebih tinggi AMD Athlon sedikit.
4.AMD Athlon
AMD Athlon merupakan pengganti dari mikroprosesor seri AMD K6. Dan sedikit demi sedikit ingin menggeser Intel sebagai pemimpin pasar industri mikroprosesor. Prosesor jenis ini juga dapat dijadikan sebagai prosesor untuk system multiprosesor seperti halnya prosesor generasi keenam intel (P6). Dengan menggunakan chipset AMD 750 MP (Iron Gate) dan AMD 760 MPX, prosesor AMD dapat mewujudkan komputer yg memiliki dua prosesor AMD Athlon.
Model-Model dan Spesifikasi AMD Athlon :
• Athlon Classic :
Kecepatan proses 100 MHz double-pumped
Vcore: 1.6 V (K7), 1.6 – 1.8 V (K75)
Keluar pertama 23 Juni 1999 ( K7 ), 29 Nopember 1999 ( K75 )
Clock-rate 500-700 MHz ( K7 ), 550-1000 MHz (K75)
• Athlon Thunderbird (180nm)
Keluar pertama 5 juni 2000
Berhasil menyaingi Intel Pentium III
MMX 3DNOW!
Boros Daya dan Suhu Tinggi
Kecepatan 700-1400 MHz
• Athlon XP ( eXtrime Power ) ( 130 nm)
Banyak orang mempersepsikan setara dengan Intel Pentium 4
Kompatibel RAM : DDR/SDRAM 100, 133, 166, 200 Mhz
Instruksi Prosesor : 3D NOW! – Intel x86 Compatibility Intel MMX – SSE dan SSE2
Rating/clock speed yang tersedia : 1500+ s/d 200+ ; 2200+ s/d 3000+ ; 3200+
• Palomino ( 180nm )
Keluar pertama 9 Oktober 2001
MMX, 3DNOW! , Streaming SMID Extension / SSE
Clockrate: 133 – 1733 MHz ( 1500+ s/d 2100+ )
• Thoroughbred A/B ( 130 nm )
Keluar pertama 10 Juni 2002 ( A ), 21 Agustus 2002 ( B)
MMX, 3DNOW!, Streaming SMID Extension / SSE
Soket A
Clock Rate : T-Bred “A” : 1400-1800 ( 1600+ s/d 2200+ )
T-Bred “B” : 1400-2250 ( 1600+ s/d 2800+ )
266 MT/s FSB:1400-2133 MHz ( 1600+ s/d 2600+ )
333 MT/s FSB: 2083 – 2250 MHz ( 2600+ s/d 2800+ )
• Thorton (130nm)
Keluar pertama September 2003
MMX, 3DNow, Streaming SMID Extension / SSE
Clockrate: 166-2200 MHz ( 2000+ s/d 3100+)
5. AMD Athlon 64
Prosesor ini memiliki 3 variant socket bentuk yg berbeda yaitu socket 754, 939, dan 940. Socket 754 memiliki kontroler memori yg mendukung penggunaan memori DDR kanal tunggal. Socket 939 memiliki kontroler memori yg mendukung memori kanal ganda. AMD Athlon 64 merupakan Prosesor pertama yg kompatibel terhadap komputasi 64bit.
6. AMD Athlon 64 FX
Prosesor ini memiliki 3 karakter penting :
1. Dapat bekerja pada system operasi dan aplikasi 32 bit maupun 64 bit dengan kecepatan penuh
2. Menawarkan perlindungan virus yg disebut Ehanced Virus Protection ketika dijalankan diatas platform Windows XP Service Pack 2 (SP2) maupun Windows XP 64 Bit edition.
3. System PC yg berbasis AMD Athlon 64 FX sangat cocok bagi para pengguna PC yg antusias, penggemar olah Video-Audio (multimedia) dan para pemain Game.
Fitur-fitur lain :
1. 3DNow! Professional+SSE 2 Instruction
2. HyperTransport Technology
3. On-Die cache memory sebesar 1152KB (dengan rincian 128KB untuk L1 dan 1024 KB untuk L
4. Jenis-jenis AMD Athlon 64 FX
5. AMD Athlon FX 51, AMD Athlon FX 53, AMD Athlon FX 57
7. AMD Sempron
AMD Sempron, sebuah jajaran prosesor yg diperkenalkan oleh AMD pada tahun 2004 sebagai pengganti prosesor AMD Duron dipasar komputer murah, untuk bersaing dengan prosesor Intel Celeron D. AMD Sempron terbagi menjadi 2 jenis yaitu :
1. AMD Sempron soket A
2. AMD Sempron Soket 754
Versi soket A dari AMD Sempron adalah varian dari Sempron yg dibuat berdasarkan prosesor AMD Athlon XP Thoroughbred, karena pada saat itu AMD memang telah meluncurkan prosesor untuk pasar High-End AMD Athlon 64.
AMD Sempron soket 754 adalah prosesor Sempron yg dibangun diatas arsitektur AMD64 demi meningkatkan kinerja yg dimilikinya.
AMD Sempron memiliki kode nama Palermo yg sama seperti AMD Sempron soket A. Tetapi beberapa seri AMD Sempron fitur 64bit tidak diaktifkan sehingga hanya dapat mengeksekusi instruksi 32bit saja. AMD Athlon 64 dilengkapi dengan satu buah link HyperTransport yg dapat dikoneksikan ke chipset motherboard.
8. AMD 64 X2 Dual Core
Prosesor ini dapat menyaingi akan yang dikembangkan Intel dengan prosesor Core Duo nya. Tetap berbasis teknologi 64 bit, amd 64 x2 dual core ditujukan bagi kalangan pengguna media digital yg intensif. Pendekatan yg digunakan disini adalah kontroler memori DDR yang sepenuhnya terintegrasi sehingga membantu mempercepat akses ke memori, dengan menyediakan jalur dai prosesor amd 64 x2 dual core langsung ke memori utama. Hasilnya, bisa menikmati loading aplikasi yg lebih cepat dari performa aplikasi yg lebih meningkat.
9. AMD Opteron
Prosesor ini 64 Bit yg dirilis untuk pasar workstation dan server pada tahun 2003.
Fitur-fitur yang dimiliki :
1. Cahche level-1 sebesar 128 KB yg terbagi ke dalam data chache 64 KB dan instruction cache 64 KB.
2. Chache level-2 sebesar 1024 KB
3. Kecepatan dari 1400 MHz – 3000MHz
4. Memiliki 3 buah link Hyper Transport dengan kecepatan 3200 Mbit/s
5. Mampu mengakses memori fisik hingga 1 terabyte
6. Tersedia dalam single-core, dual-core, quad-core
10. AMD Cadiz
AMD Cadiz diperkenalkan sekitar tahun 2008. Deskripsi dari AMD Cadiz ini adalah 4-core, shared L2 cache, DDR2/3, HyperTransport3.
11. AMD Turion
AMD Turion memiliki 64 bit dengan daya konsumsi rendah. AMD jenis ini mendapatkan nama sandi K8L. AMD Turion 64 dan AMD Turion 64 X2 Ultra bersaing keras dengan prosesor Intel.
Jenis lainnya yaitu
- Turion Ultra II dan Turion II.
- prosesor AMD Zamora,
-AMDGreyhound
- AMD dengan seri Quad Core
Tidak ada komentar:
Posting Komentar